Jakarta, SulutMaju.Com – Kejuaraan internasional Tenis Meja bertitel “International Table Tennis Championship” memperebutkan Piala Komjen (Purn) Prof Dr Petrus R Golose, berakhir, hari Minggu (11/5/2025) di Donic Pingpong Center, Baywalk Mal, Pluit, Jakarta.
Kejuaraan ini diikuti sebanyak 288 atlet baik dari Indonesia maupun dari luar negeri, seperti dari China Taipei, China, Korea Selatan, Filipina, Malaysia, dan Singapura.
Untuk nomor pertandingan ganda mix double U-19, keluar sebagai juara adalah pasangan Wu Chin Huai dan Lai Yu Zhendari China Taipei, juara kedua pasangan Dewa Gede Agung Bayu dan Ni Ketut Devinta Maharani dari PRG Bali, sedangkan juara ketiga pasangan Muhammad Kahfy dan Akifah Nayla, Juara keempat pasangan Muhammad Haris Fathan dan Aulia Syiffa Apriliani dari club Golden Hand Stani.
Untuk nomor ganda campuran senior, juara pertama diraih pasangan Rafanael Nikola Niman dan Rina Shintya dari Lampung, juara kedua diraih pasangan Bima Abdi Negara dan Gustin Dwi Jayanti dari club Sawit Juara, sedangkan juara ketiga diperoleh pasangan Muhammad Naufal dan Almaira dari club Onic, juara keempat pasangan Gusti Syaiful dan Cindy Marcela Putri dari club Onic.
Pada pertandingan POR Maesa ini juga dipertandingkan nomor Ganda Campuran Kawanua, juara pertama diraih pasangan Gabriela Rumambi dan Nuniawati Mananu dari club Pelindo, juara kedua diperoleh pasangan Fandy Kyai Demak dan Novi Arniansyah dari club Pelindo, untuk juara ketiga diraih pasangan Budi Wahyono dan Chese Oktaviani Oley dari club Palem, juara keempat pasangan Laryglen Gahung dan Matius Yulianus dari club Kawanua Cires.
Sedangkan dinomor Ganda Kawanua, juara pertama diraih pasangan Ronald Raung dan Deddy Da Costa dari club PRG Bali, juara kedua pasangan Rocky Christofel Eman dan Suni Maruf Daniel Allam dari club club Stoni, juara ketiga pasangan Rianda Sigar dan Muhammad Al Mahdi dari club RTTA Tyken, juara keempat pasangan Azis Nova dan Fandi Tutuli dari club Yahaba RTTA.
Pada keterangan kepada wartawan usai menutup pertandingan, Komjen Pol (Purn) Prof Dr Petrus Reinhard Golose, mengatakan, pertandingan POR Maesa 2025 Tenis Meja ini, bertujuan untuk mengangkat atlet-atlet Tenis Meja Indonesia untuk berprestasi di iven internasional, sebab para atlet yang datang dari luar negeri banyak dikalahkan oleh atlet dari Indonesia.
Selain itu kejuaraan Tenis Meja ini digelar untuk meredam generasi muda terlibat dalam judi online dan kriminal lainnya, selain itu untuk mencegah generasi muda dari penyalahgunaan narkotika melalui iven Smash on Drugs.
“Saat kami melaksanakan iven Smash on Drugs di Bali, memang banyak atlet dari luar negeri yang banyak juara, namun dalam Tenis Meja POR Maesa 2025 ini banyak dijuarai dari atlet Indonesia. Ini suatu kemajuan bagi atlet Tenis Meja Indonesia,” ujar Mantan Kepala BNN ini.
Dijelaskan digelar kejuaraan internasional Tenis Meja POR Maesa ini juga untuk mengangkat atlet Tenis Meja asal Kawanua dari Sulawesi Utara. “Karena saya sebagai Pembina POR Maesa, terpanggil untuk mengangkat prestasi atlet Tenis Meja dari Kawanua,” tambah Petrus Golose didampingi Istrinya Barbara Golose. (johnvandersloot)

Tinggalkan Balasan