SulutMaju. Com – Royke Anter Cs, turun langsung menemui ratusan masa pendemo di kantor DPRD Sulut, Rabu (17/6.2026). Masa pendemo yang terdiri dari berbagai mahasiswa di manado, menuntut sejumlah tuntutan untuk diperjuangkan para wakil rakyat Sulut.
Mereka meneriaki penolakan terhadap program pemerintah pusat yang dijalankan di semua daerah di Indonesia diantaranya program Makan Bergizi Gratis(MBG), menuntut turunkan harga BBM, dan bahan pokok yang dinilai memberatkan.
Lantaran aspirasi yang disampaikan dinilai blum memenuhi harapan, sehingga aksi mahasiswa tersebut mulai bringas sampai akhirnya pagar masuk ke dalam gedung DPRD dijebol oleh masa dan roboh.
Melihat hal itu Royke AnterCs mencoba menenangkan aksi mahasiswa, namun tak digubris masa pendemo.
Usai demo kepada wartawan Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter didampingi anggota DPRD Sulut diantaranya Jein Laluyan, Hillari Tuwo juga sekertariat DPRD Niklas Wiliam Silangen, Anter mengatakan bahwa sesungguhnya DPRD sedang menyiapkan diri untuk menerima dan mendengarkan tuntutan mahasiswa.
“Kami pada prinsipnya ingin menerima adik-adik mahasiswa dan mendengarkan apa yang menjadi tuntutan atau penyampaian kepada lembaga DPRD. Namun sangat disayangkan, saya sangat sedih ketika penyampaian ini harus dilakukan secara tidak tertib,” ujar Royke kepada wartawan.
Menurut Royke, keputusan untuk tidak menerima massa masuk ke dalam gedung merupakan hasil evaluasi dari pengalaman sebelumnya. Dalam koordinasi dengan pihak keamanan, disepakati pertemuan dilakukan di halaman depan pintu gedung demi mengantisipasi kekacauan yang sempat terjadi pada beberapa aksi sebelumnya. (**)

Tinggalkan Balasan