MANADO, SulutMaju. Com – Panglima Teterusan PERMESTA 2357 Sulawesi Utara, Tevri Ngantung, menyampaikan apresiasi terhadap aksi demonstrasi damai yang digelar Persatuan Mahasiswa Sulawesi Utara (PERMSTA) di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (4/11/2026).
Aksi tersebut melibatkan mahasiswa dari enam perguruan tinggi yang datang untuk menyuarakan berbagai persoalan nasional maupun daerah. Aspirasi yang disampaikan menjadi bagian dari kepedulian mahasiswa terhadap kondisi bangsa dan masa depan pembangunan Sulawesi Utara.
Tevri Ngantung menilai bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak demokrasi setiap warga negara yang harus dihormati dan dilindungi, sepanjang dilakukan sesuai ketentuan hukum serta mengedepankan ketertiban dan kedamaian.
“Saya memberikan apresiasi kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi melalui aksi damai. Mahasiswa merupakan bagian penting dari kekuatan moral bangsa. Suara kritis mahasiswa perlu didengar dan ditindaklanjuti oleh para pemangku kebijakan,” ujar Tevri.
Menurutnya, demonstrasi bukan sekadar menyampaikan tuntutan, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa dalam mengawal jalannya pemerintahan, memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta mendorong terciptanya kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Ia juga berharap DPRD Provinsi Sulawesi Utara dapat menerima, mencermati, dan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan mahasiswa sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
“Perjuangan menyampaikan aspirasi harus tetap mengutamakan persatuan, menjaga keamanan, serta menghormati perbedaan pendapat. Jangan sampai perbedaan pandangan memecah belah masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Tevri menegaskan bahwa PERMESTA 2357 Sulawesi Utara menghargai semangat generasi muda yang berani menyuarakan kepentingan rakyat secara terbuka, kritis, dan bertanggung jawab.
“Suara mahasiswa adalah bagian dari suara masyarakat. Demokrasi harus memberikan ruang bagi kritik, dan setiap aspirasi yang disampaikan secara damai patut mendapatkan perhatian,” tutup Tevri Ngantung.(**)

Tinggalkan Balasan