SulutMaju. Com – Kader militan dan mantan Ketua GP Ansor Sulut, dan PMII Bung Benny Ramadhani saat ini berdomisili di ibukota jakarta, kini beliau pulang kampung Sulawesi Utara, untuk Temu kangen dan Halal Bihalal bersama kader, simpatisan dan pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) Metro Manado di Warkop jalan Martadinata kelurahan lawangirung manado, rabu (15/4.2026) sore.

Banyak hal yang didiskusikan Bung Benny bersama adik-adik mahasiswa dan mantan PMII Metro kota manado.

Ini yang disampaikan pak Benny Kepala BP2MI Pusat periode 2019-2024 Ia menyampaikan berbagai masalah seperti hak-hak tanah rakyat yang belum terselesaikan di era semasa dirinya masih sebagai mahasiswa dan menjabat anggota DPRD Sulut selama 3 periode, yang kemudian perjuangan itu dilanjutkan oleh adik-adik mahasiswa PMII Metro Manado.

” Menurut saya, intinya kaum pergerakan PMII yang doktrinnya “melawan” dan kemudian idiologinya hidup secara bersama-sama dengan rakyat, tadinya dalam dialog disampaikan teman-teman atau adik-adik pergerakan yang himbauannya “jangan pernah tinggalkan rakyat juga jangan pernah khianati rakyat, dan jangan pernah tinggalkan cita-citanya rakyat, “dalam artian kaum pergerakan PMII adalah harus bersetubuh dengan apa yang menjadi cita-citanya rakyat, yang perlu dilakukan kaum pergerakan adalah mencium keringatnya rakyat. ” ungkapnya.

Dikatakan pula kaum pergerakan PMII kalau hidup ditengah rakyat, mencium keringatnya rakyat dimana dia kaum pergerakan akan paham betul penderitaan rakyat yang penderitaannya harus menjadi bagian dari penderitaannya kaum pergerakan.

Kaum pergerakan bersama rakyat ini akan melahirkan sebuah gerakan perlawanan, yang tujuannya untuk apa? untuk sebuah pembebasan. “Tidak bole lagi ada penindasan baik politik, sosial, ekonomi, mengalami diskriminasi, kekerasan, ancaman termasuk tidak bole lagi ada penguasaan tanah, dan jatuh kepada pemilik modal, atau kaum kapitalis, karna itu hak-hak rakyat harus tetap dimiliki, ruang ini tidak bole hilang harus dimiliki rakyat.

” Karna itu saya minta kaum pergerakan PMII harus tetap konsisten dengan gerakan perjuangan rakyat. ” pungkasnya. (**)