SulutMaju.Com – Peristiwa Kebakaran yang melulantahkan dan menghanguskan seantero bangunan Panti Werda “Damai” dikelurahan Ranomuut Kecamatan Paal 2 Kota Manado, dan berdasarkan info terkini ada 16 orang penghuni Panti Werda meninggal dunia, 16 selamat dan yang lain luka parah.
Dari Peristiwa ini Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Mayjen TNI(Purn) Yulius Selvanus dan Wagub Dr Victor Johanes Mailangkay bersama jajaran Pemprov Sulut menyampaikan rasa keprihatinan dan duka cita yang sangat mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di Panti Werda Ranomuut, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Lewat peristiwa ini menjadi duka bersama bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara, khususnya keluarga besar Pemprov Sulut, karena menyangkut keselamatan dan kemanusiaan.
Sementara itu dalam penyampaian Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus melalui Jubir plh Kadis Kominfo yg juga Asisten 1 Denny Mangala menyatakan keprihatinan yang mendalam atas tragedi tersebut dan secara langsung menugaskan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara untuk segera turun tangan melakukan langkah-langkah penanganan awal di lokasi kejadian.
Penugasan tersebut meliputi upaya meringankan beban keluarga korban, baik melalui pendampingan, bantuan logistik, maupun koordinasi lintas sektor dengan pemerintah kota dan instansi terkait agar penanganan pascakejadian dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Atas kejadian ini Pemprov Sulut menginstruksikan agar dilakukan koordinasi intensif dengan pihak rumah sakit guna memastikan korban yang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal hingga kondisi mereka benar-benar pulih.
Gubernur Sulawesi Utara juga telah menugaskan tim khusus untuk melakukan pendataan serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan oleh para korban dan pengelola panti, sebagai dasar penyaluran bantuan lanjutan sesuai kondisi di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk turut mendoakan para korban yang telah meninggal dunia agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan yang sejati.
Gubernur juga berharap dukungan doa dari seluruh masyarakat agar para korban yang saat ini masih dirawat di rumah sakit dapat segera memperoleh kesembuhan dan pemulihan, sehingga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal bersama keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap situasi darurat kemanusiaan, serta memastikan bahwa langkah-langkah penanganan bencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.(**)

Tinggalkan Balasan